Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh imam ahmad, dari Anas bin Malik radiyallahu anhu, Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda, ‘’Mencari Ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim.’’
Para ulama berbeda pendapat tentang ilmu apa yang wajib dipelajari.
Para fuqoha mengatakan itu adalah ilmu fikih, karena dengannya perkara halal
dan haram bisa diketahui. Para mufasir dan muhadis mengatakan itu adalah ilmu
Al Quran dan Al Hadis, karena keduanya adalah kunci semua ilmu.
Dari semua pendapat para ulama diatas, dapat disimpulkan
bahwa ilmu yang wajib dicari adalah ilmu yang menjadikan ibadah seorang hamba kepada
Allah seperti ibadah yang dilakukan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.
Ibadah tersebut terdiri tiga bagian, yaitu keyakinan, perintah dan larangan.
Seorang muslim yang sudah dewasa maka wajib baginya
menjalankan perintah Allah dengan mengetahui ilmunya. Bila waktu shalat telah
tiba, wajib baginya mengetahui cara thaharah dan mengerjakan shalat. Bila dia
hidup sampai bulan Ramadhan, wajib baginya mengetahui cara berpuasa. Bila dia
mempunyai harta, wajib baginya mempelajari zakat.
Adapun masalah yang dilarang, maka hal ini sesuai dengan
situasi dan kondisi. Orang buta tidak wajib mengetahu perkara yang haram
dilihat. Orang bisu tidak wajib mengetahui perkara yang haram diucapkan. Namun
jika orang yang tinggal di daerah pelaku bidah, maka dia wajib mengetahui hukum
keharamannya.
Dalam masalah keyakinan, seorang muslim wajib mempelajari
dua kalimat syahadat sampai tidak ada keraguan dalam hatinya. Memahami tauhid
rububiyah, uluhiyah dan asma wa sifat dengan sebaik-baik pemahaman. Meyakini
perkara ghaib yang datang dari Rasulullah shalallahu alaihi wasallam yang
tercangkup dalam rukun iman. Dan semua perkara yang harus diyakini dari Al
Quran dan Hadis.
Allahu A’lam
Tidak ada komentar:
Write komentar