Minggu, 05 Maret 2023

Waspada dengan Adzab di Dunia

Barangsiapa yang merenungi adzab dan siksa di dunia karena dosanya, maka dia akan selalu waspada dengan semua perbuatannya. Dia tidak akan terkecoh dengan kenikmatan yang sedang dia rasakan.

 

Namun orang yang tidak bisa merenunginya, akan merasa aman dengan dosanya disebabkan nikmat yang ada pada dirinya. Mereka mengira badannya yang sehat dan hartanya yang banyak akan menyelamatkan dirinya dari adzab dunia. Dia tidak menyadari sebenarnya ia sedang disiksa dengan kesehatan dan hartanya.

 

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Bila kamu melihat Allah memberi pada hamba dari (perkara) dunia yang diinginkannya, padahal dia terus berada dalam kemaksiatan kepada-Nya, maka (ketahuilah) hal itu adalah istidraj (jebakan berupa nikmat yang disegerakan) dari Allah.” (HR. Ahmad 4: 145. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan dilihat dari jalur lain).

 

Disisi lain, Allah seringkali langsung memperlihatkan adzab atas dosa-dosa yang dilakukan oleh hambaNya di dunia. Betapa banyak orang yang mengumbar matanya menikmati padangan yang haram, namun ditutup oleh Allah mata hatinya. Tidak sedikit orang yang memakan makanan syubhat mengalami kegelapan dalam hidupnya dan tidak bisa bangun di malam hari untuk merasakan indahnya munajat kepada Allah.

 

Utsman An Naisaburi menceritakan, suatu ketika tali sandalnya putus saat dalam perjalanan melakukan shalat jumat. Dia berhenti untuk memperbaikinya. Beberapa saat kemudian dia berkata, ‘’ini semua karena aku tidak mandi untuk shalat jumat.’’

 

Kita banyak melihat orang yang mengerjakan yang diharamkan agama dengan harapan mendapatkan kesenangan yang bersifat sementara. Ternyata yang didapatkan bukan ketenangan, tetapi kesengsaraan selama-lamanya.

 

Allah subhanahu wataala berfirman, ‘’Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta". (QS. Thaha : 124)

 

Allahu A’lam




Tidak ada komentar:
Write komentar